>
Saya hendak mengajukan usul: bagaimana kalo ibukota RI jangan dipindahkan ke Kalimantan, tetapi lebih baik dipindahkan ke pulau bali saja….. Hal ini tentunya bisa dilakukan dengan membuat kota baru yang lebih tertata dan terencana.
ada beberapa alasan yang perlu setidaknya diberi sedikit perhatian:
1. ketidakpopuleran Jakarta dibandingkan Denpasar Bali bagi warga negara asing. Saya pernah bertanya kepada banyak orang asing: “apakah kalian pernah pergi ke Indonesia?” mereka menjawab tidak pernah, tetapi ketika negara asia mana saja mereka ditanyakan mereka menyebutkan Bali yang ibukotanya Denpasar…. lumayan menggelitik….. satu hal lagi… kalo kita melihat film Eat Pray Love yang dibintangi oleh Julia Robert dia mengatakan:”I’m going to Italy, India, and I’m going to end the year in Bali….” yup that’s it: ketika ia menyebutkan kedua nama tempat yang lain berdasarkan negaranya, ia tidak bisa menyebutkan di negara mana Bali itu berada sebenarnya: Bali is Bali……
2. Dengan meningkatnya penduduk pendatang di Ibukota yang baru, diharapkan komunitas asli di Bali dapat mencegah pertikaian yang berbau agama, dengan mengharapkan komunitas Hindu sebagai penengah bagi konflik terpendam yang berlangsung cukup intens antara Muslim dan Kristen di negara ini… ya mungkin kalau di Bali nanti akan didirikan rumah ibadat selain Pura (red: Mesjid dan Gereja) harus benar-benar mematuhi peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pendirian umah ibadat (red: SKB 3 Menteri yang sangat diagungkan untuk menghambat pendirian gereja di Indonesia ini). mungkin hal ini akan menjadi refleksi bagi setiap umat beragama di Indonesia…
3. Faktor keamanan. Melihat negara pulau seperti Singapura, dimana akses masuk ke negara tersebut relatif lebih sulit karena memang konsisinya hanya berupa sebuah pulau kecil, yang memiliki akses masuk yang mudah dipantau: beberapa pelabuhan laut dan bandar udara. Monitoring akses masuk akan mudah diterapkan demi menjaga keamanan dari ancaman dari luar maupun dalam, penyusup, teroris, dan pembatasan arus urbanisasi dari luar daerah ke pusat kota..
4. Mempermudah dalam penyambutan dan layanan tamu-tamu negara yang akan berkunjung ke ibukota, karena telah tersedianya hotel-hotel dan resort-resort berkelas international berbintang lima, sehingga setiap tamu negara dapat menikmati the hospitality of Indonesia not far away from their official duty… jadi tamu negara habis ketemu ama Presiden RI bisa langsung liburan deh di Bali barang beberapa jam atau hari sebelum kepulangannya ke negara asal.
5. letak geografis yang berada di tengah wilayah Indonesia, akan meningkatkan pembangunan di kawasan Indonesia tengah dan timur…
dan masih banyak alasan lagi….
Ini hanya pandangan semata tanpa riset yang mendalam… hanya ingin memberikan sudut pandang yang lain dari wacana kepindahan Ibukota RI. Semoga bermanfaat dan yang lebih penting semoga menghibur…
