
Selama hampir setahun ini setiap kali perjalanan darat dari Batulicin menuju Banjarmasin selalu melewati plang di pinggir jalan yang bertuliskan Pantai Angsana 8 Km, tapi baru kali ini berkesempatan untuk benar-benar masuk ke kawasan Pantai Angsana.

Pantai angsana dengan slogan ‘wisata terumbu karang’ dapat dikatakan sebagai potensi wisata yang belum maksimal dikelola. Pantainya sangat landai dengan pasir kecoklatan yang lembut. Hal ini mengakibatkan air pantai terlihat coklat. Akan tetapi setelah menceburkan diri di air pantai kita dapat merasakan bahwa airnya terasa sangat ringan dan segar. Warna coklat tersebut hanya pasir yang terbawa lumpur, bukan kecoklatan karena lumpur. Bahkan ketika kita main air di pantai tersebut, kaki kita dimanjakan dengan pasir lembut di bawah air.

Ketika masuk wilayah pantai, setiap orang dikenakan biaya retribusi Rp.8.000,- dan biaya parkir Rp.3.000,- per mobil. Sangat murah tentunya.
Di pantai ini ditawarkan wisata snorkeling terumbu karang di tengah laut. Akan tetapi saat itu kami tidak direkomendasikan untuk snorkeling karena kondisi air sedang tidak jernih karena angin tenggara. Akan tetapi kami sempat menanyakan harganya. Kapal untuk 10 orang dapat disewa dengan harga Rp.350.000,- sementara alat snorkle Rp.30.000,- per alat. Harga yang masih sangat wajar.
Karena kami tidak jadi snorkeling, maka kami memutuskan untuk bermain air di tepi pantai saja dengan menyewa ban/perahu karet kecil seharga Rp. 30.000,- per ban.

Di area pantai terdapat beberapa gajebo beton untuk berteduh yang cukup baik dan juga terdapat beberapa kamar cottage kecil disisi kiri jalan masuk.
Terdapat juga banyak kamar bilas, yang walaupun sangat sederhana tapi memadai. Sepertinya dikelola oleh warga yang juga membuka warung-warung makan di situ. Setiap orang yang mandi dikenakan biaya Rp.5.000,- dan menurut saya masih sangat wajar.

Kami juga menemukan tukang penjual roti dan juga jagung bakar yang rasanya lumayan menolong perut yang kelaparan setelah bermain air di pantai. Sayangnya kami tidak berkesempatan untuk mencicipi makanan yang dijual para penjual makanan di sekitar pantai itu, karena kami memilih untuk makan di wilayah Pagatan, sekitar 30 km dari Pantai Angsana.

Secara keseluruhan pantai Angsana merupakan pantai yang baik dan cukup menyenangkan untuk wisata. Air yang segar dan kawasan yang bersih untuk berenang di tepian dan fasilitas snorkeling yang terjangkau yang pantas di coba.
Next trip ke pantai Angsanaketika angin sudah baik (sekitar oktober) tentunyaharus mencoba snorkeling.