#kaburajadulu dan Mitos Brain Drain

Tagar Kabur Aja Dulu merupakan sebuah keresahan generasi muda Indonesia terhadap kondisi sosial politik dan hukum di Indonesia yang tidak memberi kepastian bagi generasi muda untuk menjadi produktif dan bersaing secara sehat. Hiruk pikuk pertentangan politik dan dinamika hukum yang dianggap tidak sehat memicu keresahan ini, dan tanpa perhatian yang khusus dari pemerintah keresahan ini… Read More #kaburajadulu dan Mitos Brain Drain

Harga sebuah keyakinan: Down payment dan Cicilannya

Heboh di media sosial ketika anggota DPRD wakil dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana mengungkap dugaan penganggaran yang tidak teliti pada rancangan  anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melalui penganggaran pembelian lem Aibon yang bernilai sekitar 82 milyar, kemudian disambut dengan munculnya kembali video wawancara Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, BTP (Ahok) dengan Aiman Witjaksana,… Read More Harga sebuah keyakinan: Down payment dan Cicilannya

Netralitas bukan hanya kewajiban PNS

Pentingnya netralitas di ruang publik perlu kita pahami karena akhir-akhir ini banyak orang yang memiliki kewajiban publik seperti dokter, pembantu gubernur, pengelola dana masyarakat, pemimpin bank, ataupun pengelola perusahaan utilitas yang erat kaitannya dengan publik, yang diragukan profesionalismenya akibat menampilkan preferensi politiknya di ruang publik di media sosial. Masyarakat merasa terganggu oleh hal ini, dan… Read More Netralitas bukan hanya kewajiban PNS

Tempat bagi Intoleransi

kita tidak memberikan tempat secuilpun terhadap intoleransi Presiden Joko Widodo akhirnya meresponi berbagai tindakan-tindakan yang akhir-akhir ini terjadi yang dapat dikategorikan sebagai tindakan intoleransi beragaman. “kita tidak memberikan tempat secuilpun terhadap intoleransi” demikian Presiden menegaskan bahwa Indonesia menjamin kebebasan bagi tiap-tiap warganegara untuk memeluk dan beribadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing, dan Pemerintah tidak memberikan ruang… Read More Tempat bagi Intoleransi

Merenungi Ahok

  Jangan biarkan nemo kecil itu berenang sendirian… Tak usah kau posting status sedih… karena ini tidak perlu disesali.. Kita sudah tahu ini akan begini… Dia sudah paham betul nasibnya akan begini… kalau tidak dimatikan ia akan dipenjarakan… untuk alasan apapun… Bukan karena agamanya… bukan karena warna kulitnya yang berbeda… tapi karena ia terlalu melawan… Read More Merenungi Ahok

PARTISIPASI GEREJA DALAM PENEGAKAN HUKUM MENURUT PERSPEKTIF EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

Dr. Ronny F. Sompie[1]       Pendahuluan   Persoalan terkait toleransi umat beragama saat ini kembali mencuat sebagai salah satu topik utama dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Kita melihat bagaimana isu suku, agama, ras dan antar-golongan (sara) sangat kental dimainkan dalam percaturan politik akhir-akhir ini, terutama dalam momen Pilkada DKI Jakarta, yang secara… Read More PARTISIPASI GEREJA DALAM PENEGAKAN HUKUM MENURUT PERSPEKTIF EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

Sungai Sampah: perlu dikembangkan

Seorang teman sore tadi menunjukkan kegusaran hatinya tentang fakta yang ditemuinya di google search. Ia berkata bahwa ia sangat sedih ketika ia iseng mencari dengan kata kunci “jakarta river” maka hasilnya adalah puluhan gambar sungai yang penuh dengan sampah, terpolusi dengan sangat dahsyatnya hingga yang terlihat hanyalah sampah. Eksperimennya ia lanjutkan dengan kata kunci “Kuala… Read More Sungai Sampah: perlu dikembangkan