Merenungi Ahok

  Jangan biarkan nemo kecil itu berenang sendirian… Tak usah kau posting status sedih… karena ini tidak perlu disesali.. Kita sudah tahu ini akan begini… Dia sudah paham betul nasibnya akan begini… kalau tidak dimatikan ia akan dipenjarakan… untuk alasan apapun… Bukan karena agamanya… bukan karena warna kulitnya yang berbeda… tapi karena ia terlalu melawan… Read More Merenungi Ahok

PARTISIPASI GEREJA DALAM PENEGAKAN HUKUM MENURUT PERSPEKTIF EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

Dr. Ronny F. Sompie[1]       Pendahuluan   Persoalan terkait toleransi umat beragama saat ini kembali mencuat sebagai salah satu topik utama dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Kita melihat bagaimana isu suku, agama, ras dan antar-golongan (sara) sangat kental dimainkan dalam percaturan politik akhir-akhir ini, terutama dalam momen Pilkada DKI Jakarta, yang secara… Read More PARTISIPASI GEREJA DALAM PENEGAKAN HUKUM MENURUT PERSPEKTIF EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

“Tangan pemerintah” dalam pelanggaran hak-hak beragama

Siapakah manusia sehingga ia mengangkat dirinya sendiri menjadi hakim atas sesamanya manusia, memutuskan orang lain bersalah atas kepercayaannya dan menjulukinya kafir Membaca Koran Tempo pada hari ini tanggal 22 Maret 2012, perhatian saya tertuju pada tiga artikel kecil dalam kolom ‘Kilas’ dimana ketiga artikel tersebut menyoroti tentang permasalahan toleransi beragama di Indonesia. Artikel pertama berjudul… Read More “Tangan pemerintah” dalam pelanggaran hak-hak beragama

Tersandera ‘presumption of innocence’

Dalam tayangan Jakarta Lawyer Club di TVOne, Selasa 7 Februari 2012, Prof JE Sahetapy berpendapat bahwa penggunaan asas ‘presumption of innocence’ atau ‘praduga tak bersalah’ dalam proses hukum hanya boleh digunakan dalam proses di pengadilan saja, oleh karena penggunaan asas ini diproses penyelidikan, penyidikan dan penuntutan adalah tidak tepat. Beliau juga mencontohkan bagaimana mungkin kepolisian… Read More Tersandera ‘presumption of innocence’

Apatisme, intimidasi dan terorisme

Setelah sekian lama akhirnya rasa aman itu menguap juga. Sekali lagi bom meledak di rumah ibadah. Setelah kejadian di Cirebon, Solo berikutnya. Walaupun tidak banyak korban yang meinggal dunia, akan tetapi kejadian tersebut telah menghilangkan rasa aman, menimbulkan perasaan saling mencurigai, kekecewaan, malu dan lain-lain. Walaupun motifnya sampai saat ini masih kabur, akan tetapi ‘target’… Read More Apatisme, intimidasi dan terorisme